Jumat, September 29, 2006

"pekerja ku"

...Panas pekat, keluh , kesah, lelah...

...seakan tak terasa sudah...

...hanya ada kata bangun...

...ayo!!! kerja...bangkit...semangat...

...berlindung helm hijau di pala...

...kau kuras tenaga keringat mu...

...demi sesuap nasi...

...demi hidup akan datang...

...kau lawan kejam na dunia...

...kau tampar panas na matahari...

...genderang palu, mesin dan alat berat...

...sudah pengang di telinga...

...engkau sungguh mulia bagiku...

...kau dirikan istanamegah untuk ku...

...kau percantik istana ku dengan keringat...

...kau pahlawan bagiku...

...kini kau telah tiada...

...tak ada yang mengenang mu...

...harga nyawamu terlalu murah...

...dengan hasil yang kau dapatkan...

...selamat jalan pekerja ku...

...semoga istana yang kau bangun ini...

...kau kau dapat kan di dunia mu yang lain...

...Tuhan menyertai mu...



 "Bunga Mimpi" Omni Centre Medical...

...Jakarta, 4 september 06...11.30 WIB...

...panas pekat ini menjadi air yang berlinang...

 

Kamis, September 28, 2006

"Blitz Megaplex" versus "21 Cineplex"

Buat yang gemar nonton di bioskop, mulai akhir tahun 2006 ini nonton film baru gak harus ke 21 (twentyone) lagi. Pemain baru dalam bisnis hiburan sejenis akan segera datang di Bandung, Jakarta dan Surabaya. Blitz Megaplex, akan buka di 5 lokasi di tiga kota tadi, masing terdiri antara 8 sampai dengan 12 studio.

Satu artikel yang penulis temukan di internet, menyebutkan Blitz Megaplex akan buka April 2006. Meskipun jadual tersebut sudah tidak tepat lagi, namun bahwa rencana pembangunan bioskop ekslusif yang akan dibangun bukan oleh Group21 ini adalah memang ada.

Mudah-mudahan hal ini juga membawa dampak positif bagi per-Film-an Indonesia.

=====================================
Blitz Megaplex - Indonesia

20 October, 2005

Meinhardt has recently been engaged by PT. Graha Layar Prima to provide Mechanical, Electrical and Plumbing engineering for several Blitz Megaplexs in Indonesia.

The project comprises the fit-outs of exclusive cinema complexes in 5 different shopping malls located in Jakarta, Bandung and Surabaya. Each complex has 8 to 12 cinemas complete with concessions, lounge and game centre etc.

The first Blitz Megaplex is located within a shopping mall in Bandung and is due for opening in April 2006. The next three are in Jakarta and are expected for to open for business between the end of 2006 to mid 2007.

The project is to be designed to meet international Standards.

The architect for this project is Unick, a Cinema Design Specialist from Glasgow, Scotland, UK.

source : http://www.meinhardtgroup.com/Common/NewsItemDisplay.asp?NewsID=166

Selasa, September 26, 2006

Kamis, September 21, 2006

Marhaban Ya Ramadhan

Ass.Wr.Wb

Do'a Malaikat Jibril Menjelang Ramadhan :
"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
* Tidak memohon maaf terlebih dahulu antara suami istri;
* Tidak memohon maaf terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. "

Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali.
Dapat kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum'at.

Untuk itu lewat kesempatan ini, apabila kami dalam perbuatan baik yang disengaja maupun tidak dengan teman-teman diunia cyber ini ataupun di lingkungan rumah, tempat kerja, dan tempat2 lainnya, banyak salah dan khilaf mohon dimaafkan yang sebesar2-nya.

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1427 H

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN ......

Wassalam

Komunitas SMAN 109 Jakarta

Di jiplak dari "Agus Imansyah"

Selasa, September 19, 2006

KISAH POHON APEL

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran diketeduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
"Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.
"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi." jawab anak lelaki itu.
"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang...tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan egemaranmu."

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi.Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
"Ayo bermain-main denganku lagi." kata pohon apel.
"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.
"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan
rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?"
"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu." kata pohon apel.
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang,tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
"Ayo bermain-main lagi deganku." kata pohon apel.
"Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"
"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah". Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
"Maaf anakku," kata pohon apel itu.
"Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."
"Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu." Jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat." Kata pohon apel.

"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu." jawab anak lelaki itu.
"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini." Kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.

"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang." kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu."
"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun,orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak rekan. Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Source: unknown; taken from: cix97milis@...

Sabtu, September 16, 2006

Lelaki penghibur (he... he... he...)


dari kiri ke kanan: Bibit, Coploek, Cimeng, Cimot

1995 - 1997

sumber : Pak Jajang Suwandhy

Tapak Sakerti (EP) _ 2

depan (agak nunduk) : Agung Budi P (Coeploek),
belakangnya : Ign Wisnu (Kumis),
sambil megang lutut dilipat : Nini (Ceblo)
dan kawan kawan

Eka Pasers, 1994 - 1995

sumber : Pak Jajang Suwandhy

Tapak Sakerti (EP)

dari depan ke kiri : Andi Anis (Dayak), Imam Firmansyah (Kodok), Rafli (Cimot)
dari depan ke kiri : Anwar Fauzi (Komeng), --gak kelihatan--, Fahrul Rozi (Arab), Kristanti
belakang : --gak kelihatan--

Eka Pasers, 1994 - 1995

sumber : Pak Jajang Suwandhy

Jumat, September 08, 2006

Si Manis Peracun Anak

Republika, Kamis, 10 Agustus 2006

Nyaris 1 juta dolar AS uang riset digelontorkan, sementara lebih dari 1.900 ekor tikus dilibatkan. European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, lembaga riset terkemuka di Italia itu, ingin membuktikan, apakah betul Aspartam sejenis pemanis buatan itu berbahaya bagi kesehatan.

Ramazzini tidak keliru. Bahkan, fakta yang mereka kantongi jauh lebih lebih mengerikan ratusan tikus telah siap menunggu ajal. Aspartam, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200 kali gula itu, membikin tikus-tikus tadi langsung dihajar kanker mematikan. Riset yang digelar pertengahan 2005 lalu itu membuat Uni Eropa kian yakin dengan keputusan mereka melarang penggunaan pemanis buatan pada produk makanan. Jajanan anak-anak, terutama. Jepang, Malaysia, Brunei, Vietnam, langsung mengekor langkah Uni Eropa. Mereka haramkan pula Siklamat, jenis pemanis buatan yang diduga dapat memicu kanker. Bagaimana Indonesia?

Alih-alih dilarang beredar, produk-produk ini sejak lama menjadi kawan akrab anak-anak SD. Mudah ditemui di warung-warung, bahkan dijajakan secara besar-besaran di supermarket. Survei Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) sepanjang Juni hingga Juli di sejumlah titik di DKI Jakarta membuktikan hal itu.

''Dari 49 sampel yang kami ambil, lebih dari separuhnya mengandung pemanis buatan dalam konsentrasi tinggi,'' kata Lies Permana Sari. Anggota tim peneliti LKJ itu, kemarin (9/8), membeberkan temuan mereka yang telah dikonfirmasi laboratorium Sucofindo.

Disebut berkonsentrasi tinggi, sebab produk ini memuat kadar gula berlipat-lipat. Selain mengandung gula murni, produk tadi juga ditambahi pemanis. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) jelas-jelas mengatakan, pemanis buatan hanya digunakan pada pangan rendah kalori dan pangan tanpa penambahan gula. Adapun sampel-sampel yang disisir LKJ meliputi produk jelly, permen, dan minuman. Ini produk jajanan anak-anak. ''Kami sengaja memilih jenis itu,'' dia menambahkan. Ada 25 merek jelly, 16 merek minuman serbuk, dan delapan merek permen. Kelebihan zat pemanis ditemukan bukan hanya pada merek-merek tak terkenal, tetapi juga brand-brand yang sering nongol di layar televisi.

Bukan cuma mengandung konsentrasi pemanis tinggi, produk itu juga seperti berupaya menyembunyikan sesuatu. Beberapa produk, seperti Okky Jelly Drink, Okky Bolo Drink, Happydent White, Yulie Jelly, Donna Jelly, Lotte Juicy Fresh, Vidoran Freshdrink, Naturade Gold, dan Mariteh Instant, tidak mencantumkan batas maksimum penggunaan pemanis buatan Aspartam.

Ini, menurut Lies, menyangkut perkara cukup penting. Riset European Ramazzini Foundation tahun silam membuktikan bahwa pemanis buatan Aspartam berisiko memicu kanker dan leukimia pada tikus percobaan bahkan pada dosis pemberian Aspartam hanya 20mg/kg BB.

''Secara anatomis tikus mirip dengan manusia. Apa yang terjadi tikus amat mungkin terjadi pula pada manusia,'' kata dr Nurhasan, anggota tim riset LKJ. Karena itu pencantuman komposisi pemanis pada produk amat penting, sebab ada acceptable daily intake (ADI) atau batas jumlah pemanis yang boleh dikonsumsi seseorang sepanjang hidup.

Bahkan, kata dia, jauh-jauh hari riset BPOM pada November-Desember 2002 sudah menunjukkan bahwa konsumsi Siklamat sudah mencapai 240 persen ADI, sementara Sakarin pemanis buatan pemicu kanker kemih sebanyak 12,2 persen nilai ADI. Tak pelak, kata Lies, anak-anak merupakan konsumen yang paling rentan terhadap dampak negatif dari pemanis buatan. ''Otak mereka masih berkembang,'' terang dia. Beragam riset menunjukkan bahwa pemanis buatan, terutama Aspartam, berpotensi memicu keterbelakangan mental akibat penumpukan Fenilalanin menjadi Tirosin pada jaringan syaraf.

Berbeda dengan tikus, efek dari pemanis buatan pada manusia memang tak mewujud seketika. Ia terus berakumulasi dan akan dipanen setelah si anak beranjak dewasa. ''Karena itu, ini boleh dibilang silent disease,'' tutur Lies seraya mengutip riset di Italia yang menunjukkan bahwa sudah ada bukti serangan kanker akibat konsumsi pemanis buatan.

Apa alasan produsen menaburi pemanis makanan? Sulit dipungkiri, terang Lies, ini terkait dengan upaya mereduksi ongkos produksi. ''Kalau dengan sedikit pemanis saja sudah bisa menggantikan konsentarasi gula, kenapa tidak dipakai?,'' kata Lies seraya mengatakan bahwa Aspartam, Sakarin, dan Siklamat memiliki tingkat kemanisan dari 30 hingga 300 kali gula,

Menurut tim LKJ, As'ad Nugroho, BPOM hingga saat ini berkeras pemanis buatan masih aman dikonsumsi umum asalkan memenuhi komposisi. Apalagi ada 50 negara yang masih memperbolehkan meski soal aman tidaknya pemanis buatan masih diperdebatkan hingga detik ini. Pada kenyataannya, terang dia, soal komposisi aman ini banyak produsen yang membandel.

''Saat minta izin BPOM, mereka memberikan produk yang komposisinya tepat. Ke pasar, mereka meluncurkan produk yang lain,'' kata dia. imy

sumber : 109high@yahoogroups.com ~ ruday@...

Kamis, September 07, 2006

Yuk Foto!

mmm ini foto angkatan 95....kelas campuran (diambil waktu masih kelas 1 niih)
cuman dimananya ngga tau

===Comment by "Novita Kusumaningsih" ===

5 Juni 1995

sumber : Pak Jajang Suwandhy

Sabtu, September 02, 2006

Tak Bisakah ~ Kya Mujhe Pyar Hai

Mendengar lagu Indonesia yang mirip dengan lagu-lagu dari India mungkin sudah biasa bagi kita. Apalagi lagu dangdut, siapa yang gak mengakui kalo banyak lagu dangdut kita banyak yang merupakan jiplakan dari lagu-lagu Bollywood.

Tapi kalo bagaima bila sebaliknya?

Bahwa ada lagu india yang berjudul Kya Mujhe Pyaar Hai (Woh Lamhe) adalah jiplakan lagu Indonesia yang berjudul Tak Bisakah (Peterpan). Pengen bukti?

Silakan mendengarkan!

Peterpan - Tak Bisakah


sumber : http://www.youtube.com

Woh Lamhe - Kya Mujhe Pyaar Hai


sumber : http://www.youtube.com

Bagiamana?

Satu hal yang mungkin harus di akui, musik memang universal, tidak terbatas pada bahasa!

linkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...