Minggu, Juni 04, 2017
Informasi 50 besar peringkat passing grade SMA Negeri di Provinsi DKI Jakarta
1. SMA 8 passing grade 36.75
2. SMA 28 passing grade 36.45
3. SMA 81 passing grade 35.85
4. SMA 68 passing grade 35.55
5. SMA 34 passing grade 35.40
6. SMA 61 passing grade 35.20
7. SMA 70 passing grade 35.20
8. SMA 26 passing grade 34.75
9. SMA 47 passing grade 34.45
10. SMA 39 passing grade 34.35
11. SMA 71 passing grade 34.35
12. SMA 21 passing grade 34.25
13. SMA 78 passing grade 34.10
14. SMA 38 passing grade 34.00
15. SMA 6 passing grade 33.90
16. SMA 12 passing grade 33.80
17. SMA 48 passing grade 33.75
18. SMA 14 passing grade 33.70
19. SMA 82 passing grade 33.20
20. SMA 3 passing grade 32.95
21. SMA 13 passing grade 32.90
22. SMA 90 passing grade 32.70
23. SMA 49 passing grade 32.60
24. SMA 54 passing grade 32.45
25. SMA 99 passing grade 32.40
26. SMA 103 passing grade 32.35
27. SMA 77 passing grade 32.25
28. SMA 91 passing grade 32.25
29. SMA 62 passing grade 31.85
30. SMA 67 passing grade 31.85
31. SMA 66 passing grade 31.75
32. SMA 112 passing grade 31.75
33. SMA 44 passing grade 31.70
34. SMA 55 passing grade 31.70
35. SMA 29 passing grade 31.60
36. SMA 42 passing grade 31.40
37. SMA 63 passing grade 31.15
38. SMA 98 passing grade 31.15
39. SMA 33 passing grade 31.05
40. SMA 46 passing grade 31.05
41. SMA 87 passing grade 31.05
42. SMA 58 passing grade 30.90
43. SMA 65 passing grade 30.90
44. SMA 53 passing grade 30.80
45. SMA 1 passing grade 30.75
46. SMA 60 passing grade 30.60
47. SMA 59 passing grade 30.40i
48. SMA 2 passing grade 29.95
49. SMA 109 passing grade 29.90
50. SMA 32 passing grade 29.85
Sumber: Dinas Pendidikan DKI Jakarta
Minggu, Desember 07, 2014
Mendikbud Anies Baswedan Putuskan Kurikulum 2013 Dihentikan
"Saya memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang baru menetapkan satu semester yaitu sejak tahun pelajaran 2014/2015," kata Anies di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2014).
Anies menginstruksikan sekolah-sekolah itu agar kembali menggunakan Kurikulum 2006 mulai semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Anies menegaskan bahwa berbagai konsep di Kurikulum 2013 sebenarnya telah diakomodasi dalam Kurikulum 2006.
"Jadi tidak ada alasan bagi guru-guru untuk tidak mengembangkan metode pembelajaran di kelas," kata Anies.
Selain itu, masih ada pula sekolah-sekolah yang sudah menetapkan Kurikulum 2013 selama 3 semester yaitu sejak tahun pelajaran 2013/2014. Sekolah-sekolah itu diharapkan tetap menerapkan Kurikulum 2013 dan dijadikan sebagai sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013.
"Pada saat Kurikulum 2013 telah diperbaiki dan dimatangkan lalu sekolah-sekolah ini dimulai proses penyebaran penerapan Kurikulum 2013 ke sekolah lain di sekitarnya," terang Anies.
Namun apabila ada sekolah yang keberatan menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013 dengan alasan ketidaksiapan dapat mengajukan diri kepada Kemendikbud untuk dikecualikan. Sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 selama 3 semester ini jumlahnya 6.221 dari 208.000 sekolah (SD/SMP/SMA/SMK).
Kemudian, Anies juga memutuskan untuk mengembalikan tugas pengembangan Kurikulum 2013 kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud. Pengembangan Kurikulum tidak ditangani oleh tim ad hoc yang bekerja jangka pendek.
"Kemendikbud akan melakukan perbaikan mendasar terhadap Kurikulum 2013 agar dapat dijalankan dengan baik oleh guru-guru," ucap Anies.
Anies juga mengatakan malam ini juga surat edaran kepada seluruh kepala sekolah di Indonesia akan disiapkan dan segera dikirimkan ke sekolah-sekolah tersebut.
Selasa, September 23, 2014
PR Matematika Anak Kelas 2 SD Bikin Heboh di Facebook dan Twitter
Persoalan dimulai dari posting Muhammad Erfas Maulana di facebook, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Erfas yang membantu adiknya mengerjakan tugas matematika memertanyakan alasan guru menyalahkan jawaban sebuah soal.
Dalam tugas itu, guru meminta adik Erfas untuk menyatakan 4+4+4+4+4+4 dalam operasi perkalian.
Minggu, Juni 22, 2014
Siswa Sekolah Diwajibkan Memakai Badge Merah Putih di Seragamnya
![]() |
| ilustrasi (www.kaskus.co.id) |
Jika siswa tidak mengenakan (tambahan) bendera merah putih tersebut, maka sekolah wajib untuk memberikan sanksi bagi para siswa yang tidak mengenakannya.
"Ya harus ada sanksi. Ini kan wajib. Sanksinya sama dia tidak memakai seragam," ujar Mendikbud M Nuh kepada wartawan usai acara Rapat terbuka senat dan Dies natalis 1 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) di Hotel JW Marriott Surabaya, Sabtu (14/6/2014).
Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian seragam sekolah. Setiap siswa SD yang mengenakan seragam putih merah, seragam SMP putih biru dan seragam SMA/SMK diwajibkan menambah badge bendera merah putih ukuran 5 x 3 cm yang diletakkan di atas saku kiri seragam bajunya.
Diterbitkannya Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tersebut, karena alasannya diantaranya seperti, masih adanya silang pendapat tentang seragam, terutama sudah menyangkut dengan keyakinan.
"Oleh karena itu, kami ini menegaskan kembali dan kami tuangkan di dalam Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014," tuturnya sambil menambahkan fungsi dari penyeragaman sekolah yang ada penambahan badge bendera merah putih.
"Fungsi pertama, seragam itu apa. Seragam ya seragam, yaitu untuk menyeragamkan. Artinya, jangan sampai di sekolah itu karena tidak ada seragam, sehingga nampak simbol yang dipakai orang kaya sama yang tidak. Jadi fungsi yang pertama ini untuk mengeliminasi status sosial di sekolah," paparnya.
Fungsi kedua badge bendera merah putih tersebut sebagai bagian dari membangun karakter bangsa. "Oleh karena itu, yang baru ini (peraturan seragam sekolah) ini kuta tambah karakter Indonesia kita. Apa itu? yaitu merah putih," terangnya.
Seragam sekolah yang ada penambahan 'badge' merah putih di atas saku kiri baju diberlakukan mulai tahun ajaran baru 2014/2015. Merah putih tersebut bisa ditambahkan ke seragam yang sebelumnya tidak ada bendera merah putihnya.
"Nasionalisme kita tingkatkan lagi. Dan peraturan ini tidak ada kaitanyya dengan periode 5 tahunan (pemilu presiden), tapi ini murni kita tanamkan ke adik-adik kita mulai dari kecil SD, SMP, SMA, SMK," tandasnya.
[detikcom]
Minggu, Desember 08, 2013
Kebijakan Siswa SD Tak Boleh Tinggal Kelas Dipertanyakan
Kepala Sekolah SD Negeri 015 Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Cicih Sulastri, S.pd menilai kebijakan itu tidak efektif. Menurutnya siswa yang tidak memiliki kompetensi lebih baik mengulang pelajaran.
"Kalau memang anak tidak mampu ya biarkan dia untuk belajar ulang," ucapnya saat ditemui metrotvnews.com, di SDN 015 Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Selasa, (3/12).
Cicih mengatakan kebijakan tersebut akan menimbulkan anak menjadi malas untuk belajar, karena sudah ada jaminan pasti naik. "Kalau anak dinaikkan semua, dia (siswa) bilang 'ahh anak bodoh juga bisa naik," katanya.
Begitupun Ros (40) seorang Ibu rumah tangga yang memiliki anak SD kelas 4, menilai kebijakan tersebut tidak efektif untuk diterapkan. Karena anak akan menjadi lebih sulit dalam menerima ilmu pelajaran."Gimana mau lanjut sedangkan pelajaran sebelumnya gagal?" ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan sistem penilaian baru bagi peserta didik Sekolah Dasar. Kemendikbud akan membuat kebijakan yang tak membolehkan siswa sekolah dasar tinggal kelas.
Indonesia Sering Juara Olimpiade Matematika, Fisika, & Sains? Jangan Terlalu Bangga Dulu!
Jangan Bangga dulu! Gelar tersebut kemungkinan hanya "anomali" dari anak yang dimiliki oleh segelintir anak Indonesia yang diberi kelebihan oleh Tuhan. Namun kemapuan matematika dan sain anak indonesia secara umum bisa jadi sangatlah lemah.
Indonesia berada di peringkat dua dari bawah untuk skor matematika dalam survei Progamme for International Student Assessment (PISA) 2012 yang baru dirilis awal Desember ini.
PISA merupakan sistem penilaian internasional yang menitikberatkan pada kemampuan anak usia 15 tahun dalam bidang membaca, matematika dan sains.
Dari 65 negara yang masuk survei PISA, Indonesia menduduki peringkat ke 64, satu tingkat di atas Peru.
The Guardian menjelaskan secara rinci nilai yang diperoleh di masing-masing bidang: Indonesia memperoleh skor 375 di bidang matematika, 396 soal bidang membaca, dan 382 untuk sains, dari skor rata-rata internasional (500).
Senin, November 25, 2013
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Hymne Guru
Pencipta Lirik dan Lagu : Sartono
Terpujilah wahai engkau
ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup
dalam sanubariku
Semua baktimu
akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti
terima kasihku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa...
tanpa tanda jasa
Kamis, Februari 09, 2012
10 Cara Belajar Efektif Menjelang Ujian
Untuk itu berikut ini adalah beberapa tips Cara Belajar Efektif Menjelang Ujian.
1. Pilih Waktu Belajar yang Tepat
Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar yang sama. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
2. Bangun Suasana Belajar Yang Nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
3. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari.
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
4. Mencatat Pokok-Pokok Pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
5. Membaca Adalah Kunci Belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
6. Belajar Itu Memahami Bukan Sekedar Menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
7. Hapalkan Kata-Kata Kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
8. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
9. Latih Sendiri Kemampuan Kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
10. Sediakan Waktu Untuk Istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Perlu dipahami bahwa tujuan dari ulangan atau ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Selasa, April 19, 2011
Tidak Lulus UN, Bisa Ujian Paket C
Dilansir dalam website RRI (www.rri.co.id) pada 18 April 2011, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh meminta, agar para siswa yang mengikuti ujian, percaya dengan kemampuan pada diri sendiri dan jujur dalam mengerjakan soal sehingga dapat lulus dengan hasil yang membanggakan.
M Nuh mengatakan, bahwa dirinya tidak menargetkan siswa lulus ujian 99% apalagi 100%. Oleh karena itu Kementerian Pendidikan Nasional akan memberikan kesempatan bagi siswa yang tidak lulus ujian untuk mengikuti kembali ujian paket C.
“Saya tidak bisa menargetkan 100% atau 99% siswa lulus, bagi siswa yang tidak lulus akan diberikan kesempatan ujian ulang dengan mengikuti paket C.
M Nuh juga akan memberikan kesempatan bagi siswa yang tidak dapat mengikuti ujian karena bencana seperti banjir, untuk dapat mengikuti kembali ujian susulan.
Lihat Video di www.wartatv.com
Sabtu, Agustus 01, 2009
Tips Untuk Pelajar yang Ingin Sukses
1. Jawablah pertanyaan ini dengan mantap, “Kenapa saya bersekolah?”
Kebanyakan pelajar benar-benar tidak mempunyai alasan yang cukup jelas kenapa harus bersekolah, selain dari kenyataan bahwa mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan selain bersekolah. Mereka menerima pendapat-pendapat tentang hal itu dari keluarganya atau teman-temannya, tapi bukan dari dirinya sendiri. Kemudian atas dasar pendapat-pendapat itu mereka bersekolah. Apakah kamu juga demikian?
Temukan tujuanmu bersekolah sebelum kamu terlanjur sudah lama berada di sana, namun tidak memiliki arah dengan pasti. Tujuan-tujuan ini, jawaban dari pertanyaan kenapa ini, akan membawa perjalanan studi kamu lebih terarah dan mantap. Tidak ada yang akan bisa menggoyahkan semangat kamu untuk belajar dan menimba ilmu. Bahkan tidak ada yang sanggup memalingkan wajahmu dari cita-citamu.
2. Imajinasikan pengalaman-pengalaman yang ideal di sekolahmu
Ketika kamu sudah tahu kenapa kamu bersekolah, bayangkan hasil akhir ideal yang bisa kamu bisa raih. Biarkan imajinasimu mengalir dari alasan yang kamu buat “kenapa saya bersekolah?”. Apakah kamu sudah merasa siap bersekolah atau tidak, bukan itu permasalahannya. Sekarang mulailah mencatat beberapa pengalaman-pengalaman ideal yang mungkin akan didapatkan di sekolah. Uraikan secara detil semampu kamu.
Kira-kira inilah contoh visualisasinya, yang tergambar dalam imajinasimu.
“Aku adalah seorang pelajar yang suka akan tantangan, namun aku pandai mengaturnya dan tidak mudah tertekanan. Aku melihat diriku menjalin persahabatan dengan teman-teman baru. Aku melihat diriku memiliki waktu yang cukup luas dan kesempatan yang sangat terbuka. Aku juga membayangkan sebuah pengalaman yang seimbang – kombinasi dari pengalaman akademis, aktivitas fisik, sosialisasi, namun tetap dipenuhi kesenangan. Kata kunci yang kupergunakan adalah ‘kesempurnaan’. Semuanya harus berpadu secara ideal dan sempurna.
Inilah adalah sebuah langkah penting yang harus kuambil. Aku harus memprogram diriku untuk berhasil. Kapan pun aku bertemu rintangan dan hambatan, maka visi idealku adalah aku harus kuat dan mampu menemukan cara untuk mengatasinya. Aku harus menjadi seorang manajer dan kreator yang aktif dari pengalaman-pengalamanku, alih-alih sebagai korban yang pasif dan pasrah menghadapinya.”
Jika kamu tidak bisa mendapati sebuah penggambaran yang jelas dan bersih, pengalamanmu akan tampak tidak jelas juga. Pemberian gambaran itu akan menjadi sumber inspirasi bagimu.
Kehidupan yang nyata akan berbeda dengan apa yang dikhayalkan. Namun maksud pemberian gambaran itu bukan untuk meramalkan masa depan atau untuk membatasi kebebasanmu dalam mengambil keputusan di masa depan. Intinya adalah memberi kamu lebih banyak kejelasan untuk membuat keputusan-keputusan itu sekarang. Gambaran yang ideal akan menjadi peta yang dapat memandu kamu melalui kesulitan-kesulitan dalam menentukan pilihan.
3. Ambil sedikitnya satu kursus atau les tambahan di tiap semester.
Jadwal belajar kamu di kelas mungkin sudah cukup padat, tapi mengambil kursus atau les tambahan yang berhubungan dengan pelajaran mutlak perlu. Mengikuti sebuah bimbingan belajar, misalnya, akan sangat membantu kamu dalam mengikuti materi pelajaran di sekolah.
Kurangi kegiatan ekstra kurikuler dan batasi hanya pada satu bidang yang benar-benar kamu minati, selebihnya gunakan waktu luangmu untuk meningkatkan kemampuan atau prestasimu di bidang mata pelajaran. Mengikuti kursus bahasa Inggris, les matematika, atau bimbingan belajar akan membantu ketertinggalanmu di kelas, dan membantu menambah materi latihan yang kurang pada pelajaran yang kamu masih kurang mengerti.
4. Tetapkan sasaran yang jelas untuk setiap pelajaran
Kamu harus belajar menentukan target pada setiap mata pelajaran. Misalkan aku harus berhasil mendapatkan sedikitnya nilai 8 untuk pelajaran Matematika. Target itu harus diusahakan secara maksimal dengan berbagai cara, antara lain:
-Aku harus memperhatikan penjelasan guru setiap hari dengan seksama
-Aku harus aktif mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan guru di kelas
-Aku harus aktif melatih diri di rumah sedikitnya 2 soal untuk setiap bab/materi
-Aku harus mencari teman yang pintar dalam pelajaran itu dan meminta bimbingannya.
-Aku harus mengambil les tambahan dan seterusnya
Tanyakan perihal kemajuan belajarmu di kelas kepada guru mata pelajaranmu itu. Minta nasehatnya dalam mata pelajaran yang diberikannya untuk kemajuan belajarmu. Bukankah evaluasi kemajuan belajarnya selalu dilakukan oleh gurumu setiap pembagian rapor akhir semester?
5. Alokasikan menurut skala prioritas
Kamu tidak harus menerapkan suatu nilai usaha yang sama pada setiap mata pelajaran. Melakukan usaha tambahan memang penting, tetapi perasaan bebas untuk menguranginya pada pelajaran-pelajaran tertentu yang lebih rendah skala prioritasnya pada sasaranmu yang lebih spesifik juga perlu. Karena sangat penting untuk memelihara energi, dan tidak menghabiskannya untuk semua mata pelajaran karena kamu bisa kelelahan. Investasikan energimu dengan sebaik-baiknya menurut skala prioritas.
6. Bangunlah lebih pagi setiap hari
Banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh apabila bangun lebih pagi. Banyak hal di rumah yang bisa kamu selesaikan sehingga tidak menjadi beban pikiran di sekolah. Begitu pun kamu dapat mengingat-ingat dan mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan tugas-tugas sekolah tanpa harus terburu-buru.
Bagi kamu yang muslim, kewajiban menjalankan shalat Subuh akan membantu untuk memudahkan bangun pagi dan menjadi kebiasaan setiap hari. Benahi buku pelajaran, lihat apa yang mesti kamu bawa hari itu ke sekolah, periksa pekerjaan rumah (PR), dan baca beberapa penjelasan penting dari materi yang akan diberikan oleh gurumu hari itu. Kalau kamu lebih dulu memahami materi yang akan diberikan, berarti kamu selangkah lebih pandai dari teman-temanmu.
Selain itu jangan lupa sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Energi yang cukup ditambah mental yang siap dan siaga, akan membuat kamu merasa gembira dan tertantang untuk bersekolah dan memperhatikan pelajaran.
7. Aturlah perhatian dan konsentrasi selama di kelas
Tidak semua pelajaran membutuhkan konsentrasi penuh. Karena berkonsentrasi membutuhkan energi, maka pandai-pandailah membagi energi itu secara proporsional pada setiap mata pelajaran.
Misalnya pelajaran Matematika berada pada jam ke-1 dan ke-2, sedangkan Fisika pada jam ke-5 dan ke-6 setelah pelajaran bahasa Indonesia pada jam ke-3 dan ke-4.
Aturlah untuk mengendurkan konsentrasi dan sedikit melemaskan otot-otot dan mengurangi tekanan di otak pada jam ke-3 dan ke-4, setelah konsentrasi cukup di jam ke-1 dan ke-2. Kemudian bersiap-siap kembali konsentrasi pada jam ke-5 dan ke-6. Jangan lupa mempergunakan waktu jeda istirahat untuk melemaskan otot-otot dan menyantaikan otak dengan bersantai.
Di dalam kelas pun kamu bisa mengatur irama konsentrasi. Pada bab-bab yang kamu sudah memahaminya dengan baik, kamu bisa sedikit mengurangi konsentrasi, sedangkan pada bab-bab yang kamu masih belum begitu jelas, kamu harus lebih fokus.
8. Pelajari dengan sungguh-sungguh materi pelajaran ketika pertama kali diperkenalkan
Adalah suatu pemborosan waktu kalau kamu harus mengulangi mempelajari suatu materi yang sebelumnya kamu tidak begitu memahami, sedangkan pelajaran sudah berlanjut ke materi berikutnya.
Apabila kamu kurang mengerti suatu materi, secepatnya kamu harus mengulanginya. Kunjungi seorang teman yang menurut kamu pintar dan mengerti betul materi itu. Atau kamu meminta bimbingan di luar waktu sekolah kepada guru mata pelajaran itu. Jangan malu untuk bertanya sebelum waktumu habis dan pelajaran berlanjut ke tingkat yang lebih sulit.
Bayangkan seandainya sebuah bangunan di bangun di atas pondasi yang tidak kuat, kemudian di atasnya ditumpuk batu bata. Tumpukan batu bata yang tidak kuat kemudian ditumpuki lagi batu bata lain, sehingga bangunan itu benar-benar bisa goyah dan roboh.
Setiap pelajaran disusun atas materi-materi yang saling menunjang dan berpengaruh. Apabila kamu tidak memahami dengan baik materi pada bab ke-1, kamu pasti akan mengalami kesulitan memahami materi-materi pada bab-bab selanjutnya.
9. Kembangkang dan pelajari teknik-teknik mengingat pelajaran
Menghafal adalah langkah kedua setelah memahami materi pelajaran. Ada materi yang memang harus dihafalkan, suka atau tidak suka. Seperti definisi-definisi, teori-teori, rumus-rumus dan rincian-rincian.
Kamu bisa mengembangkan cara menghafal dengan menggunakan singkatan huruf depan atau akronim, misalnya sebagai contoh adalah yang sudah sangat terkenal, tujuh warna-warna pelangi dengan menyingkat suku kata setiap warna dan menggabungkannya menjadi sebuah kalimat. Me – ji – ku – hi – bi – ni- u atau merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
Untuk teori-teori dan rumus-rumus bisa dengan menuliskannya di selembar kertas karton tebal dengan spidol warna yang mencolok mata, dan menempelkannya di dinding kamar kamu. Perhatikan dan baca setiap malam sebelum kamu tidur, lalu ulangi lagi setelah kamu bangun. Ini akan sangat membantu menanamkannya di dalam memori kamu.
Ada juga yang suka menggubah suatu definisi atau teori ke dalam rangkaian nada sebuah lagu yang sudah terkenal. Bagaimana kalau kamu menyanyikan sebuah lagu, bukankah kamu tidak lagi begitu mengingatnya, seakan-akan kata-kata syair lagu itu seperti keluar secara otomatis dari mulutmu? Nah, gantilah syair-syair lagu itu dengan teori, definisi atau rumus-rumus dari pelajaranmu. Jangan takut untuk melanggar hak cipta, karena kamu tidak perlu merekam dan menjualnya.
10. Lakukanlah beberapa kesenangan yang serius!
Sebagai pelajar kamu tidak harus 100% berkutat dengan pelajaran semata. Kamu juga harus melampiaskan kegembiraan dalam kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.
Tapi ingatlah untuk tidak memboroskan rasa senang pada hal-hal yang tidak bermanfaat dan tidak memberikan imbal balik yang berguna bagi sekolahmu, karena kegiatan yang menyenangkan sekalipun tetap membutuhkan energi. Kegiatan yang tidak bermanfaat hanya akan menghabiskan energi tanpa memberikan efek manfaat, bahkan bisa melelahkan pikiran dan membuat kamu kehilangan gairah belajar.
Apabila kamu orang yang senang berolahraga, ambilah kegiatan olahraga yang betul-betul kamu sukai dan lakukan pada hari yang tidak mengganggu sekolahmu. Atau kalau kamu menyukai permainan musik, kamu bisa melakukannya untuk menyegarkan pikiran kamu, seperti halnya berolah raga untuk menyegarkan badanmu. Kegiatan ekstra yang membuahkan prestasi, akan menunjang nilai kamu di sekolah untuk mata pelajaran terkait.
Ada satu catatan penting yang mesti diperhatikan oleh para pelajar, yakni kegiatan berkumpul dengan teman-teman di luar jam sekolah yang diisi hanya dengan acara jalan-jalan dan hura-hura, akan memberikan dampak negatif pada tingkat konsentrasimu terhadap pelajaran di sekolah. Sebaiknya kegiatan tersebut dikurangi, atau diganti dengan kelompok belajar atau kelompok diskusi dengan membahas hal-hal berguna dan terkait dengan pelajaran di sekolah secara langsung.
Ingatlah kegiatan bersekolah bagi seorang pelajar adalah sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dengan baik, sama halnya dengan bekerja pada orang dewasa yang sudah tidak lagi bersekolah. Apabila kalian berhasil menunaikannya, semua penghargaan dan manfaat akan terpulang kepada kalian juga.
Sumber: WikiMu
Sabtu, Juli 04, 2009
Situs-situs Sekolah Internasional di Indonesia
· AUSTRALIAN INTERNATIONAL SCHOOL
· YOGYAKARTA INTERNATIONAL SCHOOL
· WESLEY INTERNATIONAL SCHOOL
· SURABAYA EUROPEAN SCHOOL
· MOUNTAINVIEW INTERNATIONAL CHRISTIAN SCHOOL
· MEDAN INTERNATIONAL SCHOOL
· DEUTSCHE SCHULE BANDUNG
Situs Deutsche Schule Bandung
· THE INTERNATIONAL SCHOOL OF BOGOR
Situs The
· BATU HIJAU INTERNATIONAL SCHOOL
· BANDUNG INTERNATIONAL SCHOOL
· BALI INTERNATIONAL SCHOOL
· SINGAPORE INTERNATIONAL SCHOOL
· PAKISTAN EMBASSY SCHOOL
· NEW ZEALAND INTERNATIONAL SCHOOL
· LYCEE INTERNATIONAL FRANCAIS
Situs Lycee International Francais di Jakarta
· JAKARTA JAPANESE SCHOOL
Situs Jakarta Japanese School di Jakarta
· JAKARTA INTERNATIONAL MONTESSORI SCHOOL
· DEUTSCHE INTERNATIONAL SCHOOL
· SEKOLAH PELITA HARAPAN
Situs Sekolah Pelita Harapan
· SEKOLAH GLOBAL JAYA
Situs Sekolah Global Jaya
· NORTH JAKARTA INTERNATIONAL SCHOOL
· NEDERLANDSE INTERNATIONAL SCHOOL
Situs Nederlandse International School di Jakarta
· THE BRITISH INTERNATIONAL SCHOOL
Situs Jakarta International School di Jakarta
Daftar Sekolah STM - SMEA (SMK) di DKI Jakarta
No | NAMA LAMA | BARU | ALAMAT | WILAYAH | TELP | ||
1 | STM | 1 | SMK | 1 | Jl.Budi Utomo No.7 Sawah Besar | Jakpus | 021-3813630 |
2 | SMEA | 1 | SMK | 2 | Jl.Batu No.3 Gambir | Jakps | 021-3846219 |
3 | SMEA | 2 | SMK | 3 | Jl.Garuda No.63 Kemayoran | Jakpus | 021-4209629 |
4 | STM | 5 | SMK | 4 | Jl.Rorotan Cilincing Tj.Priok | Jakut | 021-4413948 |
5 | STM | 3 | SMK | 5 | Jl.Pisangan Baru Timur No.7 | Jaktim | 021-8507824 |
6 | SMEA | 3 | SMK | 6 | Jl.Prof.Joko Sutono SH No.2 A | Jaksel | 021-7208718 |
7 | SMT GRAF | SMK | 7 | Jl.Tenggiri No.1 Rawamangun | Jaktim | 021-4711564 | |
8 | SMEA | 4 | SMK | 8 | Jl.Raya Pejaten pasar Minggu | Jaksel | 021-7996493 |
9 | SMEA | 5 | SMK | 9 | Jl.Gedong Panjang II/17 | Jakbar | 021-6925936 |
10 | SMEA | 6 | SMK | 10 | Jl.Letjen Sutoyo By Pass Cililitan | Jakut | 021-8091773 |
11 | SMEA | 7 | SMK | 11 | Jl.Pinangsia I/20 Tamansari | Jakbar | 021-6241342 |
12 | SMEA | 10 | SMK | 12 | Jl.Kebon Bawang XIV Tj.Priok | Jakut | 021-492785 |
13 | SMEA | 17 | SMK | 13 | Jl.Rawa Belong II-E Palmerah | Jakbar | 021-5492970 |
14 | SMEA | 11 | SMK | 14 | Jl.Percetakan Negara IIA | Jakpus | 021-4240543 |
15 | SMEA | 15 | SMK | 15 | Jl.Mataram I Kebayoran Baru | Jaksel | 021-7243559 |
16 | SMEA | 16 | SMK | 16 | Jl.Taman Amir Hamzah | Jakpus | 021-3904112 |
17 | SMEA | 18 | SMK | 17 | Jl.G.Slipi Palmerah | Jakbar | 021-5484134 |
18 | SMEA | 9 | SMK | 18 | Jl.Ciputat Raya Kebayoran Lama | Jaksel | 021-7513729 |
19 | SMEA | 14 | SMK | 19 | Jl.Danau Limboto II Bendungan Hilir | Jakpus | 021-5734929 |
20 | SMEA | 12 | SMK | 20 | Jl.Melati 24 Cilandak | Jaksel | 021-7694223 |
21 | SMEA | 13 | SMK | 21 | Jl.Kemayoran Gempol | Jakpus | 021-4247475 |
22 | SMEA | 19 | SMK | 22 | Jl.Condet Raya Pasar Rebo | Jaktim | 021-8400901 |
23 | SMEA | 20 | SMK | 23 | Jl.Pademangan III No.19 | Jakut | 021-683210 |
24 | SMKK | 3 | SMK | 24 | Jl.Bambu Wulung Cipayung | Jaktim | 021-8441976 |
25 | SMEA | 21 | SMK | 25 | Jl.Ragunan Pasar Minggu | Jaksel | 021-7805695 |
26 | STM PEMB | SMK | 26 | Jl.Balai Pustaka Baru I Rawamangun | Jaktim | 021-4720310 | |
27 | SMTK | SMK | 27 | Jl.Dr.Sutomo No.1 Pasar Baru | Jakpus | 021-3845739 | |
28 | SMPS | SMK | 28 | Jl.Maritim Cilandak | Jaksel | 021-7692004 | |
29 | SMT PEN | SMK | 29 | Jl.Prof.Joko Sutono SH. No.1 Kebayoran Baru | Jaksel | 021-7222471 | |
30 | SMKK | 2 | SMK | 30 | Jl.Pakubowono VI Kebazoran Baru | Jaksel | 021-72221253 |
31 | SMEA | 8 | SMK | 31 | Jl.Kramat Jaya Baru Blok D II | Jakpus | 021-4246015 |
32 | SMKK | 5 | SMK | 32 | Jl.Tebet Dalam IV/I | Jaksel | 021-8290165 |
33 | SMKK | 6 | SMK | 33 | Jl.Gading Mas Timur II Kelapa Gading | Jakut | 021-9168446 |
34 | STM | 6 | SMK | 34 | Jl.Kramat Raya No.93 | Jakpus | 021-3909035 |
35 | STM | 7 | SMK | 35 | Jl.Kerajinan No.42 Taman Sari | Jakbar | 021-6343146 |
36 | STM | 9 | SMK | 36 | Jl.Baru Kosambi III Cilincing | Jakut | 021-4401523 |
37 | SMKK | 4 | SMK | 37 | Jl.Pertanian III Pasar Minggu | Jaksel | 021-7805787 |
38 | SMKK | 7 | SMK | 38 | Jl.Kebon Sirih No.98 | Jakpus | 021-3441788 |
39 | STM | 8 | SMK | 39 | Jl.Cempaka Putih Tengah VI/2 | Jakpus | 021-4246845 |
40 | SMEA | 22 | SMK | 40 | Jl.Nanas II Utan Kayu | Jaktim | 021-8563329 |
41 | SMEA | 23 | SMK | 41 | Jl.Margasatwa Pondok Labu | Jaksel | 021-7512190 |
42 | SMEA | 24 | SMK | 42 | Jl.Kamal Raya Cengkareng | Jakbar | 021-6190365 |
43 | SMEA | 25 | SMK | 43 | Jl.Cipulir Kebazoran lama | Jaksel | 021-7257532 |
44 | SMEA | 26 | SMK | 44 | Jl.Harapan Jaya 9/5 A Cempaka Baru | Jakpus | 021-4240912 |
45 | SMEA | 27 | SMK | 45 | Jl.KPBD Sukabumi Selatan | Jakbar | 021-5480075 |
46 | SMEA | 28 | SMK | 46 | Jl.B7 Cipinang Pulo Jatinegara | Jaktim | 021-8195127 |
47 | SMEA | 29 | SMK | 47 | Jl.Condet Pejaten Pasar Minggu | Jaksel | 021-7995116 |
48 | SMEA | 30 | SMK | 48 | Jl.Raya Perumnas Klender | Jaktim | 021-8617467 |
49 | SMEA | 31 | SMK | 49 | Jl.Sarang Bango Marunda | Jakut | 021-44851079 |
50 | SMEA | 32 | SMK | 50 | Jl.Cipinang Muara I Duren Sawit | Jaktim | 021-8194466 |
51 | SMEA | 33 | SMK | 51 | Jl.Swadaya Bambu Apus | Jaktim | 021-8444903 |
52 | STM | 10 | SMK | 52 | Jl.Pusdika (Tarunajaya) Cibubur | Jaktim | 021-8732519 |
53 | STM | 13 | SMK | 53 | Jl.Manggabesar VI/27 Tamansari | Jakbar | 021-6392046 |
54 | STM | 14 | SMK | 54 | Jl.Bendungan Jago 53 | Jakpus | 021-4248741 |
55 | STM | 11 | SMK | 55 | Jl.Pademangan VII | Jakut | 021-6412787 |
56 | STM | 12 | SMK | 56 | Jl.Raya Pluit Timur | Jakut | 021-6602880 |
57 | SMIP | SMK | 57 | Jl.Taman Margasatwa 38-B | Jaksel | 021-7806249 | |
58 | SMIK | SMK | 58 | Jl.Swadaya II Bambu Apus Cipayung | Jaktim | 021-8446304 | |

