Selasa, Februari 27, 2007

Memilih Desain Blog

Desain atau template memang bukan segala-galanya bagi kesuksesan sebuah blog. Tetapi sembarang desain akan mengaburkan tujuan blog itu sendiri dan ujung-ujungnya berpengaruh terhadap kuantitas dan intensitas pengunjung yang dituju.

Tips dan pertimbangan dalam memilih desain blog — salah satu faktor yang membuat sebuah blog berhasil menciptakan komunitas pembacanya sendiri.

1. Identifikasi tujuan situs blog. Blog apa yang ingin Anda buat? Blog yang khusus tentang musik, film, kuliner, politik, gadget, travel, bisnis atau mode? Apapun tujuan Anda, yang penting rumuskan dulu dengan baik.

2. Identifikasi kebutuhan spesifik blog Anda. Jika tujuannya sudah dirumuskan, bisakah lebih Anda pertajam lagi? Misalnya, Anda ingin membuat blog tentang politik, fine, tapi apanya? Apakah jurnal tentang politik? Tokoh-tokoh politik — profilnya atau omongannya atau kutipannya? Referensi-referensi tentang ilmu politik? Semakin tajam, niche blog akan akan semakin kelihatan.

3. Identifikasi audiens Anda. Siapa pembaca yang Anda bidik? Mahasiswa? Akademisi? Umum? ABG? Ibu-ibu? Gamer?

4. Fokus tampilan blog. Apakah blog Anda akan lebih fokus pada teks atau gambar/foto/video? Jika yang akan dipilih adalah kombinasi, mana yang paling dominan?


Coba rumuskan kebutuhan visualnya.

  • Topik “berat”. Blog dengan topik-topik serius seperti politik atau jurnal, desainnya bisa menggunakan tema-tema konservatif, elegan, simple dan seterusnya. Sebaiknya jangan memilih warna yang terlalu rame.
  • Topik “sedang”. Misalnya untuk blog tentang travel atau kuliner, Anda bisa memilih desain-desain yang inspiratif plus warna-warna cerah. Pertimbangkan juga desain di mana foto-foto yang akan Anda pajang tetap “match” dengan karakter desainnya.
  • Topik “ringan”. Blog tentang musik, game, anak muda dan seterusnya. Desain yang rame dan warna-warna ngejreng layak dipilih. Bisa menggunakan tema-tema ekstrem, unik atau “brutal”.

Pembagian “berat”, “sedang” dan “ringan” ini hanya sekadar contoh saja. Ini penting menjadi pertembangan. Sebab, jangan sampai blog dengan topik “berat” menggunakan warna yang ngejreng, sedangkan blog “ringan” menggunakan tema konservetif.

5. Pilih desain yang tepat. Ada ratusan — kalau bukan ribuan — template-template desain gratisan yang bertebaran di blogosfer: tinggal pilih dan jangan lupa sesuaikan tujuan dan pertimbangan di atas.

Berikut adalah beberapa penyedia blog template gratis :

referensi : http://www.thegadgetnet.com/2007/02/06/tips-ngeblog-buat-pemula-5-memilih-desain

1 komentar:

Hermastuti DP mengatakan...

wah......thnks bgt yak!!!!hehe,
newbie nih diriku,,,
thx

linkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...