Jumat, September 26, 2008

Sabtu, September 13, 2008

Festival Senyum Nasional

Dalam rangka menceriakan penduduk Indonesia, dengan visi mulia turut membahagiakan kehidupan bangsa; lini redaksi life style dari penerbit udik Gradien Mediatama hendak menyelenggarakan Festival Senyum Nasional (itu judul keren dari judul katrok Gokillest Stories Contest of de Year) dalam konteks berkarya tulis. Semua orang yang mampu berbahasa Indonesia gaul di seantero dunia diundang untuk berpartisipasi.

TEMA BESAR 1:
Kencan Gokil Sok Romantis

Maunya selangit, tapi terkadang kencan pertama atau kencan ke-101 yang kamu alami malah gokil-dodol tak terkira-kirana, yang membuat harkat dan martabatmu  serasa jatuh ke titik nadir. Semua pengalaman itu, meski kamu merasa nista tiada tara, sungguh indah untuk dikenang. Nah, daripada dibuang lenyap begitu saja menjadi sampah yang mengganggu Gombal Warming, lebih baik dituliskan untuk dibukukan, guna menerbitkan senyum bagi sesama manusia dan hewan tercinta.

TEMA BESAR 2:
Kisah Gokil di Sekolah

Masa-masa sekolah sungguh mengandung banyak kisah indah dan najiz. Dan salah satu elemen penyegar yang mematri memori tentu saja banyaknya pengalaman lucu (dan culun) yang kamu alami. Mulai dari heboh nge-gang norak, sampai ngerjain guru tak gentar (dan sebangsanya) . Semua momen astaga itu, baik yang masih terpahat kuat di ingatan maupun yang sudah mulai samar-samar, segeralah diabadikan melalui tulisan.

Nah, segeralah singsingkan lengan baju dan tunjek-tunjek keyboard guna berpartisipasi mengikuti festival gokil ini. Syaratnya mudah kok, simak saja:

  • Usia peserta tidaklah menjadi masalah sepanjang tidak buta aksara
  • Peserta pernah bersekolah di SMP & SMA (atau sederajatnya), jadi benar-benar diangkat dari kisah nyata–meski harus didramatisir babak belur
  • Ditulis dengan bahasa Indonesia populer gaya blogger (gaul abiss). Sebagai referensi dari buku-buku terbitan Gradien Mediatama, bacalah: Gokilmom, LemOt, Anak Kos Dodol, Kutu Kupret Sendal Jepret, Asoi Geboi Bohai, Ga-gi-gu Gigi, dll.
  • Panjang tulisan kisaran 1500 kata
  • Naskah dikirim dalam bentuk hardcopy (print out) dan softcopy (CD) ke redaksi Gradien Mediatama Jl. Wora Wari A-86, Komplek Baciro Baru, Yogyakarta 55225.
  • Naskah diterima paling lambat 1 Oktober 2008 (Hari Kesaktian Pancasila).
  • Naskah terpilih akan diumumkan melalui web dan blog Gradien Mediatama pada tanggal 21Oktober 2008 (Hari Selasa)
  • Setiap naskah harus disertai formulir yang dapat dicopy di www.gradienmediatama.com atau www.bloggradien.wordpress.com
  • Setiap naskah harus disertai CV deskriptif maksimal 100 kata
  • Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) kisah.
  • Peserta boleh berdomisili di luar negeri, tapi harus menyertakan alamat di Indonesia.
  • Naskah terpilih menjadi hak panitia, dan naskah yang tidak terpilih tidak akan dikirimkan kembali.
  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Panitia akan memilih 20 (dua puluh) naskah terbaik masing-masing tema untuk dibukukan dalam buku kumpulan kisah gokil pacaran dan buku kumpulan kisah gokil di sekolah. Setiap naskah pemenang yang
dimuat, akan mendapat hadiah apresiasi sebesar Rp250.000 dan satu buah buku bukti terbit.

Rabu, September 03, 2008

Perkembangan Ekosistem

Adanya perubahan-perubahan pada populasi mendorong perubahan pada komunitas. Perubahan-perubahan yang terjadi menyebabkan ekosistem berubah. Perubahan ekosistem akan berakhir setelah terjadi keseimbangan ekosistem. Keadaan ini merupakan klimaks dari ekosistem. Apabila pada kondisi seimbang datang gangguan dariluar, kesimbangan ini dapat berubah, dan perubahan yang terjadi akan selalu mendorong terbentuknya keseimbangan baru.
Rangkaian perubahan mulai dari ekosistem tanaman perintis sampai mencapai ekosistem klimaks disebut suksesi. Terjadinya suksesi dapat kita amati pada daerah yang baru saja mengalami letusan gunung berapi. Rangkaian suksesinya sebagai berikut.
Mula-mula daerah tersebut gersang dan tandus. Setelah beberapa saat tanah akan ditumbuhi oleh tumbuhan perintis, misalnya lumut kerak. Tumbuhan perintis ini akan menggemburkan tanah, sehingga tanah dapat ditumbuhi rumput-rumputan yang tahan kekeringan. Setelah rumput-rumput ini tumbuh dengan suburnya, tanah akan makin gembur karena akar-akar rumput dapat menembus dan melapukan tanah, juga karena rumput yang mati akan mengundang datangnya dekomposer (pengurai) untuk menguraikan sisa tumbuhan yang mati. Dengan semakin subur dan gemburnya tanah maka biji-biji semak yang terbawa dari luar daerah itu akan tumbuh, sehingga proses pelapukkan akan semakin banyak. Dengan makin gemburnya tanah, pohon-pohon akan mulai tumbuh. Kehadiran pohon-pohon akan mendesak kehidupan rumput dan semak sehingga akhirnya tanah akan didominasi oleh pepohonan. Sejalan dengan perubahan vegetasi, hewan-hewan yang menghuni daerah tersebut juga mengalami perubahan tergantung pada perubahan jenis vegetasi yang ada. Ada hewan yang datang dan ada hewan yang pergi. Komunitas klimaks yang terbentuk dapat berupa komunitas yang homogen, tapi dapat juga komunitas yang heterogen. Contoh komunitas klimaks homogen adalah hutan pinus, hutan jati. Contoh komunitas klimaks yang heterogen misalnya hutan hujan tropis.

Senin, September 01, 2008

Interaksi Antar Komponen (Ekologi)

Interaksi antarkomponen ekologi dapatmerupakan interaksi antarorganisme,antarpopulasi, dan antarkomunitas.
A. Interaksi antar organisme
Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian banyak kita lihat di sekitar kita.
Interaksi antar organisme dalam komunitas ada yang sangat erat dan ada yang kurang erat. Interaksi antarorganisme dapat dikategorikan sebagai berikut.
a. Netral
Hubungan tidak saling mengganggu antarorganisme dalam habitat yang sama yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, disebut netral. Contohnya : antara capung dan sapi.
b. Predasi
Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus.
c. Parasitisme
Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya.
contoh : Plasmodium dengan manusia, Taeniasaginata dengan sapi, dan benalu dengan pohon inang. Perhatikan Gambar 6.15
d. Komensalisme
Komensalisme merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.
e. Mutualisme
Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Contoh, bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan.
B. Interaksi Antarpopulasi
Antara populasi yang satu dengan populasi lain selalu terjadi interaksi secara langsung atau tidak langsung dalam komunitasnya.Contoh interaksi antarpopulasi adalah sebagai berikut.

Alelopati merupakan interaksi antarpopulasi, bila populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya, di sekitar pohon walnut (juglans) jarang ditumbuhi tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat yang bersifat toksik. Pada mikroorganisme istilah alelopati dikenal sebagai anabiosa.Contoh, jamur Penicillium sp. dapat menghasilkan antibiotika yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.
Kompetisi merupakan interaksi antarpopulasi, bila antarpopulasi terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang diperlukan. Contoh, persaingan antara populasi kambing dengan populasi sapi di padang rumput.
C. Interaksi Antar Komunitas
Komunitas adalah kumpulan populasi yang berbeda di suatu daerah yang sama dan saling berinteraksi. Contoh komunitas, misalnya komunitas sawah dan sungai. Komunitas sawah disusun oleh bermacam-macam organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma. Komunitas sungai terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan dekomposer. Antara komunitas sungai dan sawah terjadi interaksi dalam bentuk peredaran nutrien dari air sungai ke sawah dan peredaran organisme hidup dari kedua komunitas tersebut.
Interaksi antarkomunitas cukup komplek karena tidak hanya melibatkan organisme, tapi juga aliran energi dan makanan. Interaksi antarkomunitas dapat kita amati, misalnya pada daur karbon. Daur karbon melibatkan ekosistem yang berbeda misalnya laut dan darat. Lihat Gambar 6.16.
D. Interaksi Antarkomponen Biotik dengan Abiotik
Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik membentuk ekosistem. Hubunganantara organisme dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran energi dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam ekosistem terdapat juga struktur atau tingkat trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi.
Dengan adanya interaksi-interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.

linkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...